Imigrasi Palangka Raya Ikuti Rapat Presentasi Evaluasi Kajian HAM Di Kanwil Kemenkumham Kalteng

Palangka Raya – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya hadir pada kegiatan Rapat Presentasi Laporan Akhir Hasil Kajian HAM Tentang Evaluasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Berbasis Data IPK-IKM Tahun 2022, hari Jumaat (27/05). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Mentaya Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Tengah dan diikuti oleh seluruh satker baik pemasyarakatan maupun imigrasi di Kalimantan Tengah.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Hendra Ekaputra, beliau menyampaikan bahwa pelayanan publik merupakan kegiatan untuk membantu masyarakat dalam rangka memperoleh layanan atau saran yang berkaitan dengan kepentingan umum. Pelayanan yang diberikan bertujuan untuk mendapatkan kepuasan dalam hal kebutuhan masyarakat. “Sehingga kegiatan ini sangat penting untuk diikuti sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan publik berbasis IPK dan IKM di seluruh satker binaan Kanwil Kemenkumhan Kalteng”, jelas Hendra Ekaputra.

Hadir Sebagai Narasumber Prof. Dr. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I. yang merupakan Guru Besar Ilmu Hukum Perdata Islam IAIN Palangka Raya. “Saat ini kita berada pada masa transisi evaluasi industri 4.0 menuju ke 5.0, dimana ada perubahan generasi dari generasi lama ke generasi baru yang sangat berperan dalam perkembangan teknologi” kata Ahmad Dakhoir. “Peran teknologi dalam pelayanan publik berdampak pada kemudahan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya, sehingga tercipta good governance yang dapat memberikan kepuasan terhadap masyarakat menuju pelayanan prima” ujarnya. Beliau juga memamparkan bahwa melalui survei IPK dan IKM, kita dapat mengetahui kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan. Hasil survei IPK dan IKM dari 20 satker dipersepsikan sangat baik berdasarkan penilaian bulan Januari-Maret 2022. “Hal ini merupakan capaian yang memuaskan bagi satker karena sudah secara optimal untuk memenuhi standar layanan bagi masyarakat yang berkualitas dan transparan “ujarnya. “Tetapi, perlu diperhatikan bahwa hasil survei IPK dan IKM dengan hasil yang konsisten dengan predikat ‘Sangat Baik’ didapatkan dari responden yang riil agar hasil data survei menjadi valid” jelas Ahmad Dakhoir.

Kegiatan berjalan tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *