Imigrasi Palangka Raya Ikuti Rapat Persiapan Haji Di KKP Palangka Raya

Palangka Raya – Senin (06/06) Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya mengikuti kegiatan Rapat Persiapan Haji Bidang Kesehatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palangka Raya. Kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Teknologi Informasi Keimigrasian dan Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian. Keberangkatan Calon Jemaah Haji Indonesia 1443H/2022 ini adalah keberangkatan pertama, setelah tertunda selama 2 tahun karena Pandemi Covid 19.

Rapat persiapan haji bidang kesehatan juga dihadiri oleh atau mewakili Kepala Dinas Prov. Kalteng, Kabiro Kesra Setda Prov. Kalteng, Kepala Kantor Imigrasi Palangka Raya, Kepala Kantor Bea dan Cukai Palangka Raya, Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalteng, Kepala Kemenag Prov. Kalteng, Direktur RSYD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Kepala Balai BPOM Palangka Raya, Kepala Kemenag Kota Palangka Raya, Direktur RSUD Kota Palangka Raya, Kepala Balai Laboraturium Kesehatan Prov. Kalteng, Petugas Haji Daerah Palangka Raya, serta Petugas Kloter (TPHI dan TPIHI).

Dalam rapat tersebut disampaikan beberapa poin-poin penting mengenai pelaksanaan haji, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jemaah agar dapat berangkat ke Tanah Suci. Poin-poin tersebut antara lain :

  1. Berusia di bawah 65 tahun
  2. Sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lengkap yang telah diakui WHO
  3. Sudah mendapatkan vaksin meningitis Wajib melampirkan hasil PCR dengan hasil negatif 3×24 jam
  4. Membuat sertifikat internasional Arab Saudi (Tawakalna) melalui aplikasi Pedulilindungi.

Selain itu juga disampaikan bahwa Kalteng bukan lagi embarkasi Antara sehingga semua embarkasi akan dilaksanakan dari Banjarmasin dan KKP mempersiapkan sarana air bersih (minimal 3 bulan), sanitasi makanan dan minuman, rental SWAB PCR. Total jemaah yang berangkat 360 jemaah (Kloter 5) yang berasal dari kota Palangka Raya, Kab. Barsel, Kobar, Kotim, Lamandau,  Gunung Mas (17 juni di asrama, 18 juni berangkat embarkasi), 360 jemaah (Kloter 6) berangkat dari Banjarmasin – Madinah (16 Juni), dan sisa 32 jemaah (Kloter 7) akan berangkat tanggal 21 juni dari Banjarmasin;

Diharapkan ada sinergitas yang baik antar instansi yang terkait, agar proses pelaksanaan kegiatan haji dapat terlaksana dengan baik dan tidak terkendala apapun selama pelaksanaannya.

Kegiatan ini berjalan tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *