Impala Tugu Mas Kunjungi Buntok

Buntok- Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya memiliki wilayah kerja yang cukup luas yaitu 7 Kabupaten dan 1 Kota. Dengan luasnya wilayah kerja tersebut, pembuatan paspor mengalami kendala jarak serta waktu tempuh bagi masyarakat. Impala Tugu Mas (Imigrasi Palangka Raya Turun Gunung Melayani Masyarakat) menjadi salah satu inovasi dari Imigrasi Palangka Raya untuk menjadi solusi dari kendala tersebut. Dengan memberikan pelayanan pembuatan paspor datang langsung di tempat kepada masyarakat secara kolektif pada suatu Instansi atau lembaga dengan minimal 15 permohonan paspor (paspor baru dan penggantian).

Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima pembuatan paspor kepada masyarakat Impala Tugu Mas dilaksanakan di Kantor Sekretariat PKK Buntok, Kabupaten Barito Selatan pada Hari Kamis (8/6). Impala Tugu Mas di Buntok melayani 19 permohonan paspor yang terdiri dari 13 permohonan paspor baru dan 6 permohonan paspor penggantian. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Selatan Yulia Setiawati mengatakan sangat senang atas kehadiran Imigrasi Palangka Raya yang melaksanakan Impala Tugu Mas di kantor mereka dan memberikan pelayanan terbaik. “Kami sangat terbantu dalam pengurusan pembuatan paspor karena Imigrasi Palangka Raya mau datang langsung ke Buntok mengingat jarak tempuh Palangka Raya ke Buntok yang cukup jauh dengan waktu tempuh sekitar 4 jam”, ucapnya. “Semoga diwaktu yang akan datang Impala Tugu Mas dapat kembali diselenggarakan di Buntok untuk pembuatan paspor bagi masyarakat yang belum sempat untuk mengurus paspornya”, imbuhnya.

Tanggapan positif juga diberikan dari pemohon paspor Impala Tugu Mas di Buntok. Salah satunya dari Albert Sangkum yang bekerja di Instansi Dinas Lingkungan Hidup mengucapkan terima kasih kepada Imigrasi Palangka Raya yang berkenan hadir di Buntok untuk membantu memberikan layanan pengurusan paspornya untuk pergi persiapan wisata ke Luar Negeri. “Mengurus paspor menjadi lebih mudah karena saya tidak harus menempuh perjalanan yang jauh ke kantor Imigrasi Palangka Raya untuk membuat paspor”, ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar serta tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *