JFT KANIM PALANGKA RAYA IKUTI PENGUATAN DAN EVALUASI DUPAK OLEH KEPEGAWAIAN DITJENIM

Palangka Raya – Dalam rangka memberikan pemahaman terkait penyusunan dan penilaian DUPAK (Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit) kepada para JFT Keimigrasian maka dilaksanakan kegiatan Penguatan dan Evaluasi Penilaian DUPAK oleh Bagian Kepegawaian Sekretariat Jenderal Imigrasi. Kegiatan ini didampingi oleh para pejabat struktural Kanwil Kemenkumham Kalteng dan Imigrasi Palangka Raya serta diikuti oleh JFT Analis Keimigrasian dan Pemeriksa Keimigrasian dari UPT Imigrasi Palangka Raya, Imigrasi Sampit, dan UKK Pangkalan Bun melalui media Aplikasi Zoom. JFT Analis Keimigrasian dari Kanim Palangka Raya yang berjumlah 9 orang mengikuti kegiatan tersebut di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya.

Kepala Divisi Keimigrasian (Arief Munandar) memberikan sambutan bahwa terlaksananya kegiatan Penguatan dan Evaluasi Penilaian DUPAK bagi para JFT di UPT Imigrasi Kanwil Kemenkumham Kalteng ini bertujuan untuk membantu kendala-kendala yang dihadapi dalam penyusunan DUPAK. Karena pada saat ini di Kanwil Kemenkumham Kalteng juga telah terbentuk SK Penilaian JFT Arief Munandar juga memohon arahan dari bagian Kepegawaian Sekretariat Jenderal Imigrasi. Adapun yang menjadi narasumber perwakilan dari Kepegawaian Sekretariat Jenderal Imigrasi adalah Suci Rahmawaty Putri dan Amirullah.

Suci Rahmawaty menjelaskan mengenai pedoman Dasar Hukum yang menjadi gambaran tentang butir-butir kegiatan JFT Analis dan Pemeriksa Keimigrasian. Penilaian Jabatan Fungsional dilakukan secara mandiri dan setiaf JF wajib mencatat serta menginventarisir butir kegiatan yang memiliki Angka Kredit. Selain itu pastikan sebelum pelaksanaan tugas JF harus dilengkapi dengan Surat Pelaksanaan Tugas yang linear dengan kegiatan pada SKP. Amirullah menambahkan bahwa Angka Kredit merupakan satuan nilai dari tiap butir kegiatan yang harus dicapai oleh pejabat fungsional dan dipergunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan jabatan, kenaikan jabatan, serta kenaikan pangkat. Unsur penilaian bagi para JF terbagi menjadi 2 yaitu unsur penilaian utama dan penunjang. Dimana unsur penilaian utama bisa didapatkan dari Pendidikan, Tugas Pokok AK, dan karya tulis. Sedangkan pada unsur penunjang bisa didapatkan dari kegiatan mengajar, melatih diklat teknis/fungsional, menjadi narasumber/peserta seminar maupun lokakarya.

Diadakan juga sesi tanya jawab dengan narasumber jika memang ada kesulitan dalam pemahaman tentang pencapaian Angka Kredit. Diakhir kegiatan Arief Munandar memberikan semangat dan motivasi kepada para pemangku jabatan JF Keimigrasian untuk dapat mengejar kewajibannya dalam memenuhi Angka Kredit. Diharapkan juga dengan kegiatan pendampingan dari bagian Kepegawaian Ditjen dapat memudahkan para JF Kemigrasian dalam mengumpulkan DUPAK dan Tim Penilai Kanwil Kemenkumham Kalteng ketika melakukan penilaian DUPAK tersebut.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *