Diseminasi Layanan Pewarganegaraan dan Kewarganegaraan oleh Kanwil Kemenkumham Kalteng

Palangka Raya – Kantor Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah menyelenggarakan Kegiatan Diseminasi Layanan Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan pada Senin(18/07). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan informasi layanan serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara dan persyaratan permohonan Perwarganegaraan dan Kewarganegaraan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. Bertempat di Hotel Luwansa kegiatan dimulai pada pukul 09.00 dan dihadiri oleh beberapa perwakilan instansi terkait. Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI turut hadir dalam kegiatan tersebut yang diwakili 3 (tiga) pegawai yaitu Rizwan, Ando, dan Windy.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Hendra Eka Putra memberikan sambutan sekaligus membuka jalannya kegiatan. Bahwa pentingnya status kewarganegaraan bagi warga negara yang memiliki perkawinanan campuran serta memiliki anak berkewarganegaraan ganda. “Perlu untuk kita mengetahui bahwa di Indonesia menganut sistem Ius Sanguinis dimana asas yang menetapkan seseorang mempunyai kewarganegaraan menurut kewarganegaraan orang tuanya tanpa melihat tempat dimana ia dilahirkan”, ujar Hendra. “Selain itu terdapat juga penetapan kewargaraan berdasarkan tempat kelahiran yaitu Ius Soli, sehingga perbedaan dasar kewarganegaraan yang dipakai dalam menentukan kewarganegaraan, ada kemungkinan seseorang tidak memiliki kewarganegaraan atau bahkan ada pula yang rangkap kewarganegaraan”, lanjutnya. “Maka dari itu untuk mencegah ketidakpahaman akan Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan agar tidak menjadi Stateless diperlukan sarana untuk berbagi informasi yang berkaitan dengan hal tersebut salah satunya dengan kegiatan Optimalisasi Layanan Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI”, jelasnya.

Terdapat 3 (tiga) narasumber yang membawakan materi diseminasi terkait Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan. Narasumber pertama dihadiri oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya Suriansyah Murhaini. Pemaparan materi yang disampaikan perihal Kewarganegaraan RI berdasarkan UU No 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan. Beliau menyampaikan beberapa hal penting dalam UU Kewarganegaraan seperti siapa yang berhak menjadi WNI, syarat mengajukan sebagai WNI, perkawinan campuran dan Kewarganegaraan, akibat perkawinan campuran, dan bagaimana seseorang kehilangan warga negaranya.

Masuk pada materi kedua yang dibawakan oleh narasumber perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah Syarif Hidayat. Peran Pemerintah Daerah dalam Pendataan Kependudukan Bagi Orang Asing secara terpusat melalu database SIAK sangat diperlukan sebagai identitas atau dokumen kependudukan. Kepemilikan dokumen kependudukan dalam bentuk KTP Elektronik yang menjadi dasar untuk mendapatkan fasilitas pelayanan publik. Pendataan kependudukan melalui sistem masih mengalami kendala jarak yang beberapa masih belum bisa terjangkau karena ada dipedalaman. Karena pada dasarnya terdaftar dalam data kependudukan adalah hak bukan merupakan kewajiban.

Di sela-sela kegiatan disampaikan juga terkait Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2022 yang merupakan Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Tata Cara Memperoleh Kehilangan Pembatalan Dan Memperoleh Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Arfan Faiz Muhlizi. Beliau menjelaskan beberapa perubahan yang ada pada tiap pasal yang ada pada PP yang sudah mulai berlaku pada 31 Mei 2022 tersebut yang bisa jadi solusi untuk hal-hal yang belum diatur pada PP sebelumnya.

Materi terakhir dibawakan oleh perwakilan Direktorat Jenderal AHU melalui Zoom Meeting yang memaparkan mengenai jenis layanan Pewarganegaraan seperti pewarganegaraan melalui perkawinan, pemberian Presiden RI, atau pemberian kewarganegaraan RI bagi Orang Asing yang telah berjasa kepada negara dengan alasan kepentingan Negara.

Seluruh kegiatan berjalan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *