SOLUSI AGAR UANG TIDAK HANGUS KETIKA TIDAK BISA HADIR URUS PASPOR

Dari hari ke hari, permintaan paspor semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan semakin ramainya kantor imigrasi di berbagai daerah, termasuk kantor imigrasi palangka raya, dengan data yang terekam pada aplikasi pra-permohonan paspor bernama Mobile Paspor (M-Paspor). Penggunaan aplikasi m-paspor bersifat mandatori. Artinya, setiap pemohon paspor yang tidak masuk dalam kriteria yang dikecualikan, harus menggunakan aplikasi m paspor untuk dapat memohon paspor di kantor imigrasi. Pemohon diberi kebebasan untuk menentukan waktu dan tempat pembuatan paspor melalui aplikasi m paspor. Tidak hanya sampai disitu, m paspor juga menawarkan beberapa kelebihan lain, salah satunya adalah re-schedule atau penjadwalan ulang waktu kedatangan.

Dibandingkan dengan aplikasi antrian paspor sebelumnya (APAPO), M-paspor mengharuskan pemohon untuk melakukan pembayaran diawal setelah mendapatkan kepastian jadwal kedatangan. Pembayaran atau penyetoran PNBP untuk paspor bisa dilakukan melalui banyak cara pembayaran, seperti ATM, aplikasi mobile banking, internet banking, Kantor Pos atau Bank Persepsi, e-commerce, dan lain-lain. Beberapa hal yang menyebabkan uang yang telah disetorkan oleh pemohon hangus untuk membayar paspor, antara lain:

1.Salah memilih jenis permohonan

2.Pemohon yang telah memiliki paspor sebelumnya namun memilih permohonan paspor baru pada aplikasi m paspor.

3.Memberikan keterangan yang tidak benar

4.Pemohon memberikan keterangan yang tidak benar pada saat wawancara permohonan paspor. Misalnya, memberikan keterangan diawal bahwa paspor akan digunakan untuk wisata, namun setelah dilakukan wawancara, yang bersangkutan ternyata akan bekerja.

5.Tidak melengkapi berkas pada waktu yang telah ditentukan

6.Pemohon yang berkas persyaratan permohonan kurang akan diminta oleh petugas wawancara untuk melengkapinya tidak lebih dari 7 (tujuh) hari.

7.Tidak hadir pada jadwal kedatangan

8.Pemohon tidak datang pada jadwal kedatangan yang telah dipilih dan tidak melakukan re-schedule H-1 sebelum kedatangan.

Re-schedule merupakan salah satu fitur utama dalam m-paspor. Menurut data Direktorat Jenderal Imigrasi, banyak pemohon yang tidak bisa datang sesuai dengan jadwal yang telah dipilih pada kesempatan pertama terpaksa harus membatalkan antrian yang berakibat pemohon harus menunggu satu bulan untuk dapat mengajukan permohonan Kembali pada aplikasi sebelumnya (APAPO). Dengan m-paspor, pemohon tidak perlu lagi harus menunggu satu bulan ketika tidak bisa hadir sesuai jadwal, pemohon hanya perlu mengganti jadwal kedatangan melalui aplikasi sehingga ini sangat memudahkan, khususnya bagi mereka yang memiliki kesibukan yang luar biasa. Tapi perlu diingat bahwa reschedule ini hanya bisa dilakukan satu kali dan H-1 sebelum kedatangan serta apabila masih tersedia kuota di hari yang diinginkan. Untuk itu, pemohon juga perlu berhati-hati dalam menentukan tanggal permohonan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *