Menginapkan Orang Asing, bisa didenda 200 juta

Halo Pahari, pengaplikasian Undang-Undang Keimigrasian No. 6 Tahun 2011 memang sangat luas. Selain mengatur jenis-jenis izin tinggal bagi orang asing, undang-undang ini juga mengatur hukuman bagi ragam pelanggaran aturan Keimigrasian; termasuk hukuman bagi Warga Negara Indonesia yang nekat menginapkan orang asing. Hah, kok bisa? Yuk, simak penjelasan lengkap berikut ini!

 Menginapkan orang asing kok bisa kena denda?

Ternyata, kondisi yang bisa menyebabkan seorang WNI dikenakan sanksi dan denda karena menginapkan OA (orang asing) adalah hanya ketika OA yang dimaksud tinggal di wilayah Indonesia secara illegal / tidak sah.

Contohnya, jika Orang Asing terbukti tinggal di wilayah Indonesia lebih lama dari durasi izin tinggal yang dimiliki. Selain itu, jika Orang Asing terbukti masuk ke wilayah Indonesia melalui port yang tidak sah, maka ia pun bisa dianggap sebagai Orang Asing illegal.

Nah, jika bertemu dengan OA seperti penjelasan di atas, jangan berani-berani deh untuk memberikan penginapan,perlindungan, pemondokan,
penghidupan, atau bahkan pekerjaan. Karena ancamannya adalah pidana penjara paling lama 2 tahun, dan/atau denda paling banyak 200 juta rupiah. Ancaman pidana dan denda ini telah sesuai dengan UU No. 6 Tahun 2011 Pasal 124. Ngeri, kan?

bApa yang harus dilakukan jika melihat tindakan melanggar aturan Keimigrasian?

Lalu, apa yang harus dilakukan jika melihat ada Orang Asing yang tinggal di wilayah Indonesia secara illegal/tidak sah? Mudah, kok! Pahari cukup melaporkan temuan ini ke Kantor Imigrasi Palangka Raya. Selanjutnya, Kantor Imigrasi Palangka Raya akan menelaah laporan yang masuk dan mengkoordinasikannya dengan aparat dan penegak hukum terkait.

Yuk, bersama kita jaga kedaulatan wilayah Indonesia!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *